Kembali ke Berita
TWK 12 Feb 2024 327 pembaca

Implementasi Rasa Nasionalisme Saat Ini

Kecintaan masyarakat akan tanah airnya mampu memberi pengaruh yang besar terhadap perkembangan sebuah bangsa. Kita bisa melihat gerakan-gerakan yang sudah konstruktif muncul di awal abad ke 20, pra-kemerdekaan Republik ini salah satu faktor terbesar yang mendorong adanya gerakan itu adalah Nasionalisme. Kita bisa melihat dari ...

Implementasi Rasa Nasionalisme Saat Ini

Kecintaan masyarakat akan tanah airnya mampu memberi pengaruh yang besar terhadap perkembangan sebuah bangsa. Kita bisa melihat gerakan-gerakan yang sudah konstruktif muncul di awal abad ke 20, pra-kemerdekaan Republik ini salah satu faktor terbesar yang mendorong adanya gerakan itu adalah Nasionalisme. Kita bisa melihat dari mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat yang awalnya belum terpikir bahwa kemerdekaan adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan, digerakkan atau dipelopori oleh sebagian orang yang sudah memiliki nasionalisme, maka rakyat Indonesia terbuka matanya untuk keluar dari lingkaran kebingungan dari pembodohan yang dilakukan Belanda ratusan tahun lamanya.

Nasionalisme tidak bisa kita artikan hanya sebatas rasa cinta kepada bangsa dan negara, tapi nasionalisme adalah kesadaran individu masyarakat suatu bangsa akan tanggung jawabnya dalam kemakmuran dan pertahanan yang dilandasi rasa cinta kepada tanah airnya. Senada dengan perkataan Bung Karno, bahwa nasionalisme adalah suatu itikad, keinsyafan rakyat, bahwa rakyat adalah satu golongan, satu bangsa. Rasa nasionalistis itu menimbulkan rasa percaya kepada diri sendiri.

Rasa percaya akan diri sendiri inilah yang menimbulkan ketetapan hati dalam perjuangan menuju Indonesia merdeka. Artinya, nasionalisme itu dimulai dari adanya kesadaran, dari kesadaran itu tumbuhlah yang namanya cinta. Kesadaran akan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat diiringi cinta yang tumbuh kepada bangsa inilah yang membawa masyarakat kepada perjuangan yang tidak setengah-setengah. Jadi, keliru lah jika Nasionalisme itu diartikan hanya sebatas mencintai bangsa dan negara tanpa ada tindakan nyata.

Jika kita lihat realita yang ada hari ini, justru pengertian yang keliru itulah kebanyakan dipakai oleh masyarakat Indonesia, terlebih para 'pemuda zaman now'. Tidak sedikit yang menyatakan cintanya kepada Indonesia, tidak sedikit yang berkoar-koar menyuarakan dukungannya datang langsung ke studion ketika Indonesia bertanding sepak bola dengan Negara lain walaupun harus mengeluarkan uang, tapi yang disayangkan tidak sedikit pula yang cintanya itu hanya sebatas kata-kata.

Nasionalisme tidak bisa hanya sampai di mulut, nasionalisme harus diiringi dengan aksi, dengan kontribusi nyata walaupun sederhana. Sesuatu yang kita lakukan, walaupun terlihat sederhana tapi bisa memberi pengaruh besar jika kita tau hakikat dari perbuatan itu, kita tau alasan kita berbuat, kita tau tujuan dan akibat kita bertindak.

 

Adapun contoh-contoh sikap yang didasari nasionalisme adalah sebagai berikut :

1. Aktif dalam Pembangunan Nasional

Turut aktif dalam pembangunan bangsa merupakan salah bentuk sikap yang menunjukkan patriotisme dan nasionalisme. Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mengisi pembangunan seperti halnya:

  • Seorang siswa belajar dengan baik dengan harapan kelak apa yang ia pelajari bisa bermanfaat untuk bangsanya
  • Masyarakat yang sadar akan fungsi pemilu sehingga menggunakan hak pilihnya dan mengikuti kegiatan pemilu dengan tertib agar didapatkan pemimpin yang kompeten
  • Mahasiswa yang kritis dan tanggap memberi masukan kepada pemerintah terkait masalah yang sedang terjadi di dalam negeri termasuk penyalahgunaan wewenang

2. Menjunjung Tinggi Hukum

Sebagai warga negara yang baik, sudah sepatutnya kita memahami dan mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia dengan cara sebisa mungkin tidak melanggar hukum, menyerahkan diri jika melanggarnya, dan melapor jika ada orang lain yang melanggar. Tindakan seperti ini sudah menunjukkan sikap patriotisme dan nasionalisme kita. Hal-hal yang dapat kita lakukan misalnya adalah :

  • Mematuhi rambu-rambu lalu lintas;
  • Membayar pajak tepat pada waktunya;
  • Melakukan pekerjaan yang tidak melanggar hukum;
  • Menegur orang lain yang hendak mencuri.

3. Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekitar

Dengan menjaga kebersihan lingkungan berarti anda juga mencintai lingkungan tempat tinggal anda sehingga sikap ini juga termasuk dalam sikap patriotisme dan nasionalisme. Hal-hal yang dapat kita lakukan misalnya:

  • Ketua RT mengadakan kegiatan kerja bakti di lingkungannya dan kita sebagai warganya mengikuti kegiatan kerja bakti tersebut dengan baik
  • Pemerintah sudah menyiapkan tempat sampah di berbagai titik di lingkungan desa maka kita harus membuang sampah pada tempatnya.

4. Menciptakan Kerukunan Umat Beragama

Penduduk Indonesia terdiri dari berbagai pemeluk agama. Bangga menjadi salah satu penduduk Indonesia dan rela berkorban untuk mereka merupakan salah satu perwujudan sikap patriotisme dan nasionalisme. Salah satu hal yang dapat kita lakukan adalah menciptakan kerukunan antar umat beragama. Untuk mewujudkan hal tersebut kita dapat melakukan langkah-langkah konkret seperti:

  • Memberikan izin kepada teman untuk tidak mengikuti belajar kelompok ketika ada kegiatan keagamaan;
  • Tidak mengganggu orang lain yang sedang melakukan ibadah seperti berteriak di dekatnya;
  • Berteman dengan semua orang tanpa membedakan agama.
  • Ikut serta kegiatan gotong royong di lingkungan misalnya dalam membangun pos kamling,
  • Saling tolong menolong ketika ada tetangga atau teman yang terkena musibah,
  • Menghargai pendapat orang lain di dalam musyawarah dan tidak memotong pembicaraannya.

5. Menggunakan Produk dalam Negeri

Untuk menunjukkan sikap patriotisme dan nasionalisme sudah semestinya kita bangga dan sebisa mungkin menggunakan produk dalam negeri. Banyak orang yang senang menggunakan produk luar negeri. Biasanya mereka berpendapat bahwa produk luar negeri pasti lebih bagus. Padahal, sudah banyak juga produk dalam negeri yang patut diberi apresiasi dari segi kualitasnya. Beberapa produsen Indonesia bahkan mengaku mereka banyak menjual produknya ke luar negeri tanpa merk, kemudian perusahaan luar negeri memberikan label, dan menjualnya. Hal ini membuktikan bahwa produk Indonesia juga diakui oleh dunia internasional.

6 Melestarikan Budaya

Salah satu dampak globalisasi adalah banyaknya budaya asing yang masuk ke Indonesia. Hal ini dapat mengancam punahnya budaya Indonesia sendiri. Untuk mengatasi hal tersebut maka generasi penerus bangsa harus turut melestarikan budaya Indonesia sebagai wujud sikap patriotisme dan nasionalismenya. Salah satu bentuk perwujudan sikap patriotisme dan nasional- ime yang dapat kita lakukan adalah menjunjung ideologi bangsa. Ideologi bangsa Indonesia adalah Ideologi Pancasila. Dengan mewujudkan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi terbuka di dalam kehidupan kita berarti kita bangga dan cinta kepadanya.

7. Menjunjung Cita-cita Bangsa

Penting bagi sebuah negara agar rakyatnya mendukung dan menjunjung cita-cita bangsa. Cita-cita bangsa Indonesia terletak pada Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 Alinea IV. Cita-cita bangsa yang tertuang dalam alinea ini adalah :

  • Memajukan kesejahteraan umum;
  • Mencerdaskan kehidupan bangsa;
  • Melaksanakan ketertiban dunia.

Dengan menjunjung tinggi dan rela berkorban demi terwujudnya cita-cita ini maka kita telah menunjukkan sikap patriotisme dan nasionalisme yang kita miliki.


Punya Pertanyaan?

Konsultasikan kebutuhan belajarmu dengan tim ahli NLS sekarang juga.

Tanya Kami di WhatsApp

Artikel Lainnya

Sejarah Pancasila
TWK
30 Jan 2024 327

Sejarah Pancasila

Pancasila dirumuskan oleh BPUPKI. BPUPKI dibentuk pada tanggal 1 Maret 1945. Dalam bahasa Jepang BPUPKI disebut Dokuritsu Junbi Cosakai. Anggota BPUPKI terdiri dari 62 orang Indonesia dan 7 orang perwakilan dari Jepang. BPUPKI diketuai oleh Dr. KRT. Radjiman

Baca Selengkapnya
Makna Setiap Sila Pancasila
TWK
03 Feb 2024 334

Makna Setiap Sila Pancasila

Manusia sebagai makhluk yang ada di dunia ini seperti halnya makhluk lain pasti diciptakan oleh pencipta-Nya. Pencipta itulah yang disebut causa prima yang mempunyai hubungan dengan yang diciptakannya. Dalam konteks bernegara dalam masyarakat yang didasari

Baca Selengkapnya